Langsung ke konten utama

Menelaah Struktur dan Ciri Kebahasaan Teks Pidato Persuasif

Persuasif merupakan bujukan secara halus supaya halayak yakin dengan apa yang dikatakan. itulah pengertian persuasif. Kalimat persuasif bertujuan untuk membujuk, mempengaruhi atau mengajak seseorang.  Contoh persuasif yaitu buanglah sampah pada tempatnya, artinya himbau kepada masyarakat agar membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

 


 

 1. Struktur Teks Pidato Persuasif ada tiga unsur yaitu:

  • Pembukaan teks pidato ada tiga yaitu: salam pembuka digunakan seperti selamat pagi, selamat siang, selamat malam, tergantung situasi dan latar belakang seorang pendengar.
  • Sapaan penghormatan digunakan sebagai bentuk penghormatan kepada pendengar. 
  • Ucapan rasa syukur merupakan rasa syukur kepada tuhan atas semua anugerah yang dilimpahkan kepada hamba-Nya.
  • Isi Pidato merupakan bagian inti sebuah pidato. Gagasan, pendapat, alasan, berbagai data pendukung dari pesan ajakan yang disampaikan.
  • Penutup Pidato merupakan bagian akhir dari sebuah pidato.  

2. Ciri Kebahasaan Teks Pidato Persuasif

    Ciri kebahasaan teks pidato persuasif yaitu:

  1. Kalimat aktif yang merupakan kalimat yang subjeknya aktif  melakukan kegiatan aktivitas.
  2. Kata tugas merupakan tata bahasa Indonesia yang terdiri atas kata depan, kata penghubung, kata sandang, dan kata seru.
  3. Kosa kata emotif merupakan kosa kata yang berhubungan emosi yang bisa membuat pendengar ikut emosi ketika membaca.
  4. Kosa kata istilah merupakan kosa kata yang digunakan untuk bidang keilmuan.
  5. Sinonim merupakan persamaan makna kata.
  6. Kata benda abstrak merupakan kata benda yang sifatnya abstrak atau tanpa wujud.   
     Semoga bermanfaat untuk teman-teman UNUHA setelah membaca struktur dan ciri kebahasaan teks pidato persuasif.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Faktor Pendorong Kerjasama Negara ASEAN Beserta Faktor Penghambat

Unuha.com-  Kerja sama antar N egara ASEAN adalah upaya untuk membangun kemitraan dan kerjasama di antara anggota ASEAN, yang terdiri dari 10 negara di Asia Tenggara. Kerja sama ini mencakup berbagai bidang, seperti ekonomi, politik, sosial-budaya, keamanan, dan lingkungan. Kerja sama ASEAN didirikan pada tahun 1967 untuk mempromosikan perdamaian, stabilitas, dan kemajuan di kawasan Asia Tenggara. Anggota ASEAN mencakup negara-negara Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam . Faktor Pendorong Kerjasama Negara ASEAN Beserta Faktor Penghambat Dalam upaya untuk mencapai tujuan-tujuan kerja sama ini, ASEAN telah mengembangkan berbagai program dan mekanisme kerja sama, seperti ASEAN Free Trade Area (AFTA), ASEAN Regional Forum (ARF), ASEAN Plus Three, ASEAN Economic Community (AEC), dan ASEAN Political-Security Community (APSC). Program dan mekanisme ini bertujuan untuk meningkatkan perdagangan, investasi, pertukaran kebuda

Simbiosis Netralisme, Pengertian Beserta Contohnya

UNUHA.COM- Simbiosis netralisme adalah jenis interaksi antara dua spesies di mana keduanya hidup berdampingan tanpa memberikan pengaruh yang signifikan pada satu sama lain. Dalam simbiosis netralisme, kedua spesies tidak saling menguntungkan maupun merugikan satu sama lain. Interaksi ini dapat terjadi karena kedua spesies menggunakan sumber daya yang berbeda atau berada di lingkungan yang berbeda sehingga tidak mempengaruhi satu sama lain secara signifikan. Simbiosis netralisme dapat ditemukan pada berbagai tingkatan kehidupan, seperti pada hubungan antara burung dan pohon, ikan dan lumut, atau bahkan bakteri dan manusia. Simbiosis netralisme merupakan satu dari tiga jenis hubungan simbiotik, selain simbiosis mutualisme dan simbiosis parasitisme . Simbiosis Netralisme, Pengertian Beserta Contohnya Interaksi antara dua spesies disebut netral dalam simbiosis netralisme karena interaksi tersebut tidak memberikan pengaruh yang signifikan pada kedua belah pihak. Kedua spesies hidup berdampi

Simbiosis Parasitisme, Pengertian Beserta Contohnya

Unuha.com- Simbiosis Parasitisme adalah jenis interaksi antara dua spesies di mana satu spesies (parasit) mengambil manfaat dari spesies lainnya (inang) secara merugikan. Parasit biasanya memperoleh nutrisi, tempat tinggal, atau keamanan dari inangnya, sementara inang mengalami kerugian seperti penurunan kesehatan, pertumbuhan, reproduksi, atau bahkan kematian. Contoh simbiosis parasitisme adalah kutu pada anjing atau kucing, cacing usus pada manusia, dan tumbuhan parasit yang hidup di atas tumbuhan inangnya. Beberapa parasit juga memiliki hubungan yang sangat spesifik dengan inangnya, artinya mereka hanya dapat hidup pada satu jenis inang tertentu. Simbiosis Parasitisme, Pengertian Beserta Contohnya CONTOH DAN PENJELASANNYA Berikut adalah beberapa contoh simbiosis parasitisme beserta penjelasannya: Kutu pada anjing atau kucing:  Kutu adalah parasit eksternal yang menyerang anjing atau kucing dan memperoleh makanan dari darah inangnya. Kutu dapat menghasilkan iritasi pada kulit, dan